Home » Uncategorized » AJUSTA BRATA » PENDIDIKAN LANJUT DAN LATIHAN PEMANTAPAN CAVING DIKLATSAR XXVI

PENDIDIKAN LANJUT DAN LATIHAN PEMANTAPAN CAVING DIKLATSAR XXVI

Tanggal: 12-15 Agustus 2016

Tempat: 1. Gua Beser, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.

2. Luweng Sawah, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.

cv

Pendidikan Lanjut dan Latihan Pemantapan Caving Diklatsar 26 Ajusta Brata dilaksanakan selama 4 hari. Dikjut & Lantap Caving ini diikuti oleh lima Anggota Muda Diklatsar 26 Ajusta Brata, yaitu Aji, Muchsin, Shabrina, Ulya, dan Shinta.

 

Jum’at, 12 Agustus 2016

                     Pukul 14.30 semua peserta latihan pemantapan caving berkumpul di sekretariat PMPA Ajusta Brata untuk melakukan briefing perjalanan menuju Kecamatn Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Peserta latihan dan pemantapan caving kali ini diikuti oleh 5 orang anggota muda yaitu Mustika Aji, Shabrina, M. Muchsin, Shintadewi, Nur Ulyanisa.

                     Seusai briefing kami bersiap-siap untuk melkukan perjalanan menuju lokasi kegiatan. Kami berangkat dari Universitas Sebelas Maret pukul 15.00 dengan sepeda motor. Setelah 1 jam perjalanan, kami berhenti di SPBU Nguter, Kabupaten Sukoharjo untuk istirahat dan sholat ashar, pukul 16.15 kami kembali melanjutkan perjalanan. Pukul 17.40 sepeda motor kami berhenti di warung makan Pak Sutino dan kami ishoma disana.

                     Pukul 18.50 kami melanjutkan perjalanan. Ditengah perjalanan hujan deras mengguyur kami, namun semangat berkegiatan kami tidak akan pudar. Dan akhirnya kami sampai di basecamp pukul 20.15. Sesampainya basecamp kami disambut dengan hangat, sambil minum teh kami mengobrol hingga jam menunjukkan pukul 21.45 kami briefing dan refresh materi untuk kegiatan esok hari. Briefing selesai, kami langsung menyiapkan alat-alat yang akan dibawa besok. Pukul 24.00 kami tidur.

 

Sabtu, 13 Agustus 2016

                     Kami mengawali kegiatan hari ini dengan bangun pagi pukul 4.30. Bergegas kami bangun dan melakukan ibadah. Setelah ibadah, peserta perempuan pergi ke dapur untuk memaimg_1267sak. Hingga pukul 6.15 kami berkumpul untuk senam pagi. Mulai dari peregangan statis, peregangan dinamis dan diakhiri dengan lari mengelilingi lapangan. Karena perut sudah lapar, kami langsung sarapan bersama-sama. Pukul 6.25 perjalanan kami dimulai. Gua pertama yang akan kami masuki yaitu Gua Beser. Gua ini berlokasi di Dusun Kerok, Desa Wonodadi, Kecamatan   Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Butuh waktu sekitar 1 jam 15 menit dari basecamp menggunakan sepeda motor.

                     Gua Beser terletak di tengah-tengah ladang warga. Di sekeliling gua terdapat tanaman ketela pohon, jagung, rumput gajah, talas dan masih banyak lagi. Air mengalir dan menggenangi sekeliling gua. Gua Beser termasuk jenis gua horizontal namun untuk masuk ke dalam gua, kami harus memakai tangga karena jarak antara permukaan tanah dengan dasar gua kurang lebih 4 meter. Sebelum masuk gua kami briefing sebentar lalu satu persatu dari peserta masuk kedalam gua. Setelah sampai di dasar gua, kami bertemu dengan chamber. Chamber img_1294adalah ruangan besar di dalam gua.

                     Kami memulai pemetaan gua yang diawali dengan chamber menggunakan metode poligon terbuka. Kami melakukan pengukuran chamber dengan sangat hati. Di dalam chamber juga terdapat pilar, yaitu stalagmit dan stalagtit yang tehubung satu sama lain. Usai memetakan chamber, kami mulai masuk pada lorong gua. Pembagian tugas kami yaitu Aji sebagai shooter, Bina sebagai pointer, Ulya sebagai diskriptor tulis, Shinta sebagai diskriptor gambar, dan Muchsin sebagai logistik. Kondisi gua saat itu berlumpur dan berair.

                     Pemetaan gua kami sedikit terhambat karena lumpur yang tebal menyebabkan kami kesusahan untuk berjalan. Setelah cukup lelah berjalan, kami beristirahat sejenak. Lalu kami melanjutkan kembali pemetaan. Tak jauh dari tempat kami beristirahat, salah satu surveyor kami yaitu Ulya terjebak di dalam lumpur. Karena kondisi mulai tidak stabil, kami memutuskan untuk menghentikan pemetaan dan melanjutkan dengan explore ke dalam gua. Tak sampai ujung gua, kami berhenti dan berbalik keluar gua. Kami sampai di mulut gua pukul 14.10 dan beristirahat sejenak. Kemudian kami berkemas-kemas dan kembali ke basecamp.

                     Sesampainya di basecamp, kami langsung pergi ke Tangkil untuk bersih-bersih badan dan alat. Pukul 17.35 kami pulang dari Tangkil dalam kondisi badan yang sudah bersih. Setelah itu kami ishoma lalu dilanjutkan evaluasi kegiatan hari ini dan briefing esok hari. Setelah briefing, sekitar pukul 23.00 kami mempersiapkan alat yang akan dibawa besok.

 

Minggu, 14 Agustus 2016

                     Matahari mulai bersinar, kami tertidur sangat pulas dan tak disangka jam menunjukkan pukul 4.50. Seperti hari sebelumnya, kami mengawali kegiatan dengan bersembahyang agar diberi kelancaran dalam berkdsc_3155egiatan. Sebelum sarapan kami olahraga terlebih dahulu. Pukul 7.48 kami meninggalkan basecamp.

                     Sesampainya di Luweng Sawah, kami langsung dibriefing oleh Mbak Yuyun. Luwerng Sawah adalah gua vertikal, dimana di sekeliling gua terdapat pohon ketela, pohon kelapa, jati, dan masih banyak lagi. Untuk masuk ke dalam gua kami menggunakan SRT (Single Rope Technique) yaitu teknik menelusuri gua vertikal menggunakan satu tali sebagai lintasan.

                     Pukul 9.15 satu persatu peserta masuk ke dalam gua. Luweng Sawah terdiri dari 3 pitch, dimana masing-masing pitch terdapat panitia yang menjaga lintasan. Pitch 1 dijaga oleh Mas Mumun. Kemudian turun ke pitch 2 yang dijaga oleh Mas Adof. Lorong menuju pitch 3 sedikit sempit, kami harus berhati-hati. Di pitch 3, kami sudah ditunggu oleh Mbak Yuyun dan Aji. Aji masuk terlebih dahulu karena ia menjadi asisten riggingman.

                     Setelah cukup beristirahat di dasar gua, kami mulai memetakan gua. Kami dibagi menjadi 2 tim, tim pertama yaitu Bina dan Muchsin. Bina sebagai shooter dan Muchsin sebagai pointer memetakan gua dari pitch 3 hingga pitch 2. Tim kedua yaitu Shinta dan Ulya, Shinta sebagai shooter dan Ulya sebagai pointer memetakan gua dari pitch hingga mulut gua. Sedangkan Aji menjadi cleaner lintasan. Tim 2 naik terlebih dahulu hingga pitch 2, kemudian kami mulai mengukur lorong gua. Setelah itu Aji cleaning lintasan dan kami berjalan pulang pukul 20.05.

                     Setelah sampai di basecamp kami membersihkan badan kemudian makan malam. Hingga pukul 23.00 kami mengevaluasi kegiatan hari ini. Selasai evaluasi kami langsung tertidur.

 

Senin, 15 Agustus 2016

                     Agenda hari ini adalah bermain ke pantai. Tak lengkap rasanya jika kita ada di Wonogiri namun tidak mengunjungi salah satu pantainya. Usai sarapan kami pergi ke Pantai Sembukan. Jarak rumah basecamp dan Pantai Sembukan cukup jauh. Sesampainya di pantai, kami disuguhkan pemandangan laut yang sangat indah. Panas matahari tak menyurutkan semangat kami untuk bermain air di pantai.dsc_3672

                     Pantai Sembukan berlokasi di Dusun Sembukan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri. Di bibir pantai terdapat tumpukan karang yang terkena ombak laut, menciptakan pemandangan yang luar biasa. Setelah puas bermain air dan berfoto, kami kembali ke rumah basecamp dan bersiap-siap untuk perjalanan pulang.

Berita Terbaru
November 2017
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930