Home » Uncategorized » AJUSTA BRATA » Ajusta Brata memperingati Hari Primata 2016

Ajusta Brata memperingati Hari Primata 2016

Akhir bulan Januari lalu kami melakukan serangkaian acara untuk memperingati hari primata yang jatuh pada tanggal 30 Januari.

IMG_20160123_110419

Kegiatan pertama dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2016. Beberapa anggota kami yang ikut meramaikan kegiatan ini yaitu Mba Anis, Mas Mumun, Mba Yuyun, Mas Septi, Mba Ogif, Nadya, Adof, Fajar, Shasti, Sinta, Ulya, dan Muchsin. Sekitar jam 8 kami sampai di SABS (Sekolah Alam Bengawan Solo), tidak seperti sekolah yang lainnya, di sana tidak ada gerbang sekolah. Bangunannya terbuat dari susunan bambu yang sederhana. Kami bermain bersama anak-anak SABS (Sekolah Alam Bengawan Solo) dengan mengangkat tema edukasi yang menyenangkan. Dimulai dari pemutaran film pendek animasi tentang primata, selama film diputar anak-anak terlihat sangat antusias terhadap jenis-jenis primata. Setelah film pendek selesai anak-anak berkelompok untuk mewarnai gambar primata, anak-anak yang sudah selesai mewarnai langsung menuju ke rumah pohon. Dilanjutkan rappelling-an dari atas rumah pohon, ada beberapa anak yang tidak mau naik karena takut ketinggian, dan tidak sedikit pula yang antusias ingin mencoba rappelling-an.

10275423_10206938667238414_2611462497082686485_o

Ohh iya, beberapa bulan yang lalu kami juga udah pernah melakukan rappelling-an dan membuat boneka kokoru di SABS. Ada beberapa anak yang ketagihan rappelling-an hingga ingin mencoba lagi dan lagi. Sebagai penutup kegiatan hari itu kami mengajak anak-anak untuk foto bersama sambil meneriakan “STOP PERBURUAN PRIMATA”.

Kegiatan kedua dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2016. Beberapa anggota kami yang ikut meramaikan kegiatan ini yaitu Mba Anis, Mas Septi, Mba Yuyun, Mas Mumun, Shasti, Fajar, Ulya. Sekitar jam 2 siang kami sampai di SMA Negeri 3 Surakarta.

12640352_10206938673438569_700101870202160392_o

Kegiatan ketiga dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2016. Tepat pada hari primata kami melakukan aksi damai turun ke jalan pada pagi hari sekitar jam 9 pagi. Aksi kali ini dilakukan oleh Mas Mumun, Mas Septi, dan Fajar. Aksi ini dibantu oleh Shabrina sebagai Fotografer. Awal perjalanan dimulai dari sekretariat kami dan diakhiri di Balai Kota.

Sekitar jam 3 sore kami lanjut aksi ke RBE (Rumah Baca Edelwis). Saat baru sampai di RBE kami disambut oleh teriakan anak-anak yang sudah tidak sabar untuk mewarnai. Beberapa anggota kami yang ikut meramaikan kegiatan ini yaitu Mas Mumun, Mas Septi, Shasty, Nadya, Shabrina, Muchsin. Awal kegiatan kami mempersembahkan film pendek animasi tentang primata yang hampir punah.

 

IMG_20160130_163804

Setelah film selesai anak-anak segera duduk berkelompok untuk mewarnai gambar bekantan yang telah disediakan. Setiap kelompok yang telah selesai mewarnai langsung berfoto bersama gambar yang telah di selesaikan dan menghampiri Mas Mumun untuk memilih stiker bertemakan primata. Untuk mengakhiri kegiatan di RBE kami berfoto bersama anak-anak RBE sambil meneriakan “STOP PERBURUAN PRIMATA”. Anak-anak sudah mulai berlarian untuk pulang ke rumah masing-masing, sementara saat kami beres-beres tiba-tiba Adof, Okky, dan Sinta menyusul ke RBE setelah acara sudah selesai. Sebelum kami pamit, kami sholat Maghrib bersama terlebih dahulu.

Dan kita sampai di kegiatan aksi yang terakhir. The last but not least, ya. Aksi ini dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Oktober 2016. Event Car Free Day kami pilih sebagai media untuk menampilkan aksi damai kami untuk menyampaikan pesan “STOP PERBURUAN PRIMATA” kepada masyarakat. Seperti biasa,beberapa masih ikut meramaikan kegiatan ini, diantaranya mbak Yuyun, mas Mumun, mas Septi, Fajar, Adof, Nadya, Shabrina, Shinta, Muchsin. ada lagi yang datang menyusul kami yaitu mas ihwan, mas Zaki, sama mas Bobo. Kali ini tidak cuma anggota kami saja lho, ada teman-teman dari PALASMAGA, LPM Kentingan, dan kawan-kawan kecil dari Rumah Baca Sangkrah.

cfd
Suasana Car Free Day saat itu lumayan ramai, dengan berbekal beberapa alat kami menyampaikan pesan dengan menggunakan teknik SRT (Single Rope Technique) mbak Yuyun dan Adof turun dengan menggunakan satu tali dari atas pohon, dengan memakai topeng primata dan membawa spanduk “STOP PERBURUAN PRIMATA”. Kegiatan hari itu ditutup dengan foto bersama bapak Ganjar Pranowo.

IMG_20160131_091418Mungkin hanya aksi kecil ini yang dapat kami lakukan saat ini, tapi kami berharap akan ada dampak yang besar untuk kedepannya. Untuk primata Indonesia.

Berita Terbaru
July 2017
M T W T F S S
« Dec    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31